Kamis, 21 April 2022

Pejuang Perempuan



Keturunan bangsawan

Peduli keadaan perempuan

Saat itu direndahkan

Oleh kaum tak berperikemanusiaan


Dijadikan obyek penderita

Kau merubah fakta

Wanita harus setara

Dalam peran dan  kinerja


Dengan  pria yg dianggap lebih kuasa

Hingga kini terlaksana

Wanita tbukan hanya  pelengkap penderita

Tapi penggerak kemajuan bangsa


Bupati hingga menteri

Direktur hingga gubernur

Kini dipegang dan diduduki

Oleh para wanita berprestasi

                Cipt. Wipa Asrifah, M.Pd.I

Kamis, 24 Maret 2022

Walisongo Gelar Acara Nisfu Sya'ban di Halaman

Arsib foto Nisfu Sya'ban

        Sugihwaras, 19 Maret 2021 bertepatan di halaman depan MTs/MA/SMK Walisongo Sugihwaras seluruh siswa melaksanakan kegiatan Nisfu Sya'ban 1443 H. Rangkaian acara tersebut antara lain, Pembukaan, salat duha berjamaah, pembacaan surat Yasin dan Doa. 

    Acara pertama dibuka dengan membaca surat Al-fatihah bersama-sama Acara kedua salat Dhuha berjamaah yang di pimpin oleh Bapak Choirul Ichwan, M.Pd Acara ketiga membaca surat Yasin bersama-sama yang di pimpin oleh Bapak Fatkhul Aziz, S.Pd.IAcara keempat Doa yang di pimpin oleh beliau Bapak Asmai', S.Pd.I.

Arsib foto Nisfu Sya'ban

    Semoga dengan di adakanya kegiatan seperti ini  setiap tahunnya kita dapat terus selalu diberikan kesehatan, ketetapan imam dan juga selalu bisa taat kepada Allah SWT dan meninggalkan semua larangan-larangannya. Dan tentunya kita semua dapat bertemu dibulan yang penuh berkah, bulan suci Ramadhan.

Jumat, 04 Februari 2022

Jumat Leginan

 

Dokumen Ziarah Kubur MA/SMK Walisongo (03/02/2022)

Jumat Leginan merupakan Kegiatan Rutinan bagi Siswa Siswi MTs/MA/SMK Walisongo Sugihwaras

Kegiatan Rutinan Jumat Leginan diadakan dengan tujuan untuk mengenang Jasa para pendahulu yaitu Mbah yai Munir Ibu nyai Sa'diyah KH M. Taufiq dan Mas Wahib. beliau adalah Pengasuh dan Pendiri Pesantren Roudlotul Muta'allim dan Lembaga Pendidikan Madrasah/Sekolah

Adapun kegiatannya Ziarah di makam dengan membaca yasin, Tahlil serta ditutup dengan Doa dan Sholawat

Senin, 31 Januari 2022

Sambutan Kepala MA Walisongo dalam acara Pengukuhan Pengurus IAAI Kabupaten Bojonegoro



Ketua IAAI Provinsi Jawa timur selaku wakil Bupati Mojokerto yaitu Muhammad Barra, Lc menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus IAAI Wilayah Bojonegoro yang bertempat di PP Roudlotul Muta'alim Sugihwaras Bojonegoro periode tahun 2022 di aula MA Walisongo Sugihwaras, Minggu (30/01/2022).

kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Ketua Pengurus IAAI Kabupaten Bojonegoro yaitu Dr. M. Sholihin,Lc.

Acara tersebut dilanjutkan dengan sambutan pertama oleh Kepala MA Walisongo Wipa Asrifah, M.PdI, selaku tuan rumah . beliau menyampaikan ucapan " terimakasih kepada seluruh pihak alumni yang sudah berkenan hadir di aula MA Walisongo, semoga dengan diadakannya pelantikan dan pengukuhan serta dialog tentang UNIVERSITAS AL AZHAR MESIR seluruh siswa/i termotivasi bisa terus melanjutkan pendidikan sampai kesana, saya mengucapkan banyak mohon maaf atas sarana dan prasarana tempat apabila kurang berkenan kepada Bapak/Ibu semua "

karena acara ini juga di hadir ii oleh seluruh wali murid MTs Walisongo, mereka sangat mendukung dengan acara tersebut.

Sambutan kedua disampaikan oleh ketua Yayasan Abdus Syafik, S.Si "saya selaku ketua yayasan disini sangat-sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang sudah hadir di acara ini, kami juga mohon maaf kepada Bapak/Ibu yang sudah jauh-jauh menyempatkan untuk menghadiri acara pelantikan dan Pengukuhan serta dialog tentang Universitas Al Azhar Mesir. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak/Ibu wali murid MTs Walisongo yang sudah berkenan menghadiri undangan kami semoga anak didik kamis bisa termotivasi dan terus belajar mencari ilmu pengatahuan tentang agama berguruan tinggi" Selanjutnya ( Ramah Tamah )


Sabtu, 15 Januari 2022

Pembina Apresiasi Petugas Upacara

Dokumen Upacara (15/01/2022)

Selamat Pagi, semoga yang membaca blog ini selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam melakukan hal kebaikan. 

Pada hari Sabtu, 15 Januari 2022 tetap sama seperti hari kemarin, namun, setiap hari Sabtu semua siswa/siswi Walisongo selalu melaksanakan kegiatan upacara bendera. Hari ini siswa MTS kelas 9B yang mendapatkan giliran untuk menjadi petugas upacara, mereka selalu bersemangat untuk berlatih agar bisa lebih baik dan tidak ada kesalahan pada saat upacara berlangsung. Di dampingi oleh wali kelas semuanya melaksanakan tugasnya dengan begitu sempurna, hal tersebut sangat diapresiasi oleh pembina upacara. 

Siswa/siswi yang mengikuti upacara bendera pada pagi hari ini juga sangat antusias, mereka berbaris dengan rapi, tertib dan sesuai dengan yang diinginkan oleh pelatih. 

Begitupun Bapak/ibu guru dan semua staf karyawan Walisongo juga mengikuti upacara bendera dengan begitu semangat, karena Bapak/Ibu guru ingin memberikan contoh yang terbaik kepada siswa/siswi Walisongo.

Rutinan Jumat Kliwon Rotibul Hadad Siswa MA walisongo

 

DOK. ISTIGHOTSAH JUMAT KLIWON (14/01/2022)


Jumat, 14 Januari 2022

Drum Band Gema Nada Walisongo

Dokumen Latihan Drumband ( 14/01/2022)

Drumben bermula dari tradisi purba sebagai kegiatan yang dilakukan oleh beberapa musisi yang bermain musik secara bersama-sama dan dilakukan sambil berjalan untuk mengiringi suatu perayaan ataupun festival. Seiring dengan perjalananan waktu, drumben berevolusi menjadi lebih terstruktur dalam kemiliteran pada masa-masa awal era negara kota. Bentuk inilah yang menjadi dasar awal orkes militer yang kemudian menjadi awal munculnya drumben saat ini.[1][2]

Meskipun pola drumben telah berkembang jauh, masih terdapat cukup banyak tradisi militer yang bertahan dalam budaya drumben, tradisi milter tersebut tampak pada atribut-atribut seragam yang digunakan, tata cara berjalan, model pemberian instruksi dalam latihan umumnya masih merupakan adaptasi dari tradisi militer yang telah disesuaikan sedemikian rupa.

Di Indonesia, budaya drumben merupakan pengembangan lebih lanjut atas budaya drumben yang sebelumnya berada di bawah naungan organisasi Persatuan Drum Band Seluruh Indonesia (PDBI) yang dibina oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.. Drumben lahir sebagai kegiatan yang memfokuskan penampilan pada permainan musik dan visual secara berimbang, berbeda dengan marching band yang lebih memfokuskan sebagai kegiatan olahraga. Dalam perkembangannya, drumben di Indonesia banyak mengadaptasikan variasi teknik-teknik permainan yang digunakan oleh grup-grup drum corps di Amerika, khususnya pada instrumen perkusi. Hal ini membuat corak permainan dalam penampilan drumben menjadi lebih mudah dibedakan dari corak penampilan marching band. (https://id.wikipedia.org/wiki/Drumben)

Drumband sudah masuk ke dalam kegiatan ekstra kurikuler dihampir setiap sekolah / madrasah. Bukan hal yang aneh dan terkesan mahal untuk memainkan alat drumband saat ini. Bahkan menjadi ketinggalan jaman jika madrasah / sekolah tidak memilikinya.


MA Walisongo merupakan satu-satunya madrasah yang selalu Tampil Maksimal dan selalu Juara 1 Tingkat Kabupaten dan pernah dua kali dikirim di Grahadi Surabaya.




MA Walisongo telah memiliki sarana tersebut untuk mengembangkan bakat/minat para siswa/siswinya. Sehingga diharapkan perkembangan mentalitas sumber daya manusia siswa/siswi khususnya pada bidang seni dapat ditingkatkan menjadi sebuah prestasi yang menggembirakan,